Candi Sambisari

Candi Sambisari adalah candi Hindu (Siwa) yang berada di Purwomartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Posisinya kira-kira 12 km di sebelah timur kota Yogyakarta ke arah kota Solo atau kira-kira 4 km sebelah barat kompleks Candi Prambanan. Candi ini diperkirakan dibangun pada dekade awal abad ke-9 pada masa pemerintahan Raja Rakai Garung yang berkuasa di Kerajaan Mataram Kuno dari Wangsa Syailendra. Perkiraan ini didasarkan pada gaya tulisan lempengan emas yang terbaca “om shiva shtana” yang ditemukan 1977 di kompleks candi ini, serta informasi dari prasasti Wanua Tengah III yang menyebutkan bahwa Rakai Garung memerintah Medang pada awal abad ke-9.

Baca juga : Candi Sari

Penemuan

Prasasti peresmian Candi Sambisari oleh Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Haryati Soebadio, 1987 Candi ini ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 1966 oleh seorang petani di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani. Setelah diperiksa oleh Balai Arkeologi Yogyakarta, diputuskan bahwa temuan ini berupa kompleks percandian. Pemugaran dilakukan setelahnya dan selesai pada tahun 1986. Nama dusun ini kemudian diabadikan menjadi nama candi tersebut.

Posisi dasar Candi Sambisari terletak 6,5 meter di bawah permukaan tanah ketika ditemukan, kemungkinan besar karena tertimbun lahar dari Gunung Merapi yang meletus dan menimbulkan bencana dahsyat pada awal abad ke-11 (kemungkinan tahun 1006). Hal ini terlihat dari banyaknya batu material vulkanik di sekitar candi.

Bangunan

Kompleks candi dikelilingi oleh dua lapis pagar batu. Pagar luar berdimensi 50 m × 48 m, berupa pagar batu rendah. Lapisan pagar dalam terbuat dari batu berketinggian 2 m dengan tebal 50 cm. Di dalam pagar berdiri candi utama didampingi oleh tiga Candi Perwara (pendamping).

Bangunan utama dikelilingi langkan tinggi 1,2 m, sehingga tubuh candi hanya tampak bagian atasnya dari luar dinding. Tangga masuk berada di sisi barat, dan sehingga candi menghadap ke barat. Arah hadap ini sama dengan Candi Ijo, tetapi berkebalikan dengan Candi Prambanan atau, yang serupa dengannya, Candi Kedulan. Tinggi candi utama sampai ke puncaknya mencapai 7,5 m dari dasar. Tubuh candi berdiri di atas batur yang berdenah dasar bujur sangkar seluas 13,65 m² dengan tinggi sekitar 2 m. Tubuh candi juga berdenah dasar bujur sangkar dengan luas 5 m².

Harga Tiket Masuk

Sajian wisata Jogja memang tidak ada duanya. Selain menyajikan keindahan yang mempesona, harga tiket masuk wisatanya juga sangat terjangkau. Salah satunya yaitu Candi Sambisari Yogyakarta, harga tiket masuknya hanya Rp.3.000/orang. Sangat murah dan pastinya rekomended bagi anda yang ingin wisata keluarga namun dengan budget minim di Jogja.

Untuk biaya tambahan yang harus anda keluarkan yaitu ketika berkunjung dengan kendaraan. Karena ada biaya retribusi parkir wisata sebesar Rp.2.000 untuk motor dan Rp.5.000 untuk mobil. Untuk operasional dari destinasi wisata Candi Sambisari sendiri buka setiap hari mulai dari jam 07.00-17.00 WIB. Nikmati panorama dan keunikan dari bangunan candi ini untuk liburan anda yang menyenangkan di Jogjakarta. (Harga tiket masuk wisata candi dan tiket parkirnya bisa berubah setiap waktu).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *